Universitas Tanjungpura · 2026

Kenali & Lawan
Tuberkulosis

Informasi lengkap, terpercaya, dan berbasis medis untuk membantu kamu memahami, mencegah, dan mengatasi TB.

1,06 M
Kasus TB baru di Indonesia/tahun
95%
Dapat disembuhkan jika terdeteksi dini
6–9
Bulan durasi pengobatan standar
Dokter dan remaja Remaja sehat Pemeriksaan paru Remaja aktif
🛡️
Status Perlindungan
Deteksi Dini = Sembuh
100%
TB dapat disembuhkan
Gulir
Tentang Penyakit

Apa itu Tuberkulosis?

Tuberkulosis (TB) adalah penyakit infeksi bakteri yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis. Paling sering menyerang paru-paru, namun dapat menyebar ke organ lain melalui aliran darah.

TB dibedakan menjadi TB aktif (menular, bergejala) dan TB laten (tidak menular, tidak bergejala). Indonesia menempati peringkat kedua dunia dengan beban TB tertinggi.

Penyakit bakteri, bukan virus Menular lewat udara Dapat menyerang siapa saja 100% bisa disembuhkan
#2
Beban TB tertinggi di dunia
Infografis

Pahami TB Lewat Ilustrasi

Visual sederhana untuk membantu kamu memahami TB dengan lebih mudah.

TB LATEN
Ilustrasi TB Laten
✅ Tidak ada gejala
✅ Tidak menular
✅ Bisa beraktivitas normal
⚠️ Bakteri masih ada di tubuh
⚠️ Bisa aktif jika imun lemah
TB AKTIF
Ilustrasi TB Aktif
❌ Bergejala (batuk, demam, dll)
❌ Menular lewat udara
❌ Perlu pengobatan segera
❌ Bercak di paru terlihat di rontgen
✅ Bisa sembuh dengan Obat Anti Tuberkulosis (OAT)
TB Laten → TB Aktif Terjadi jika sistem imun melemah (HIV, diabetes, stres berat, malnutrisi)
TB Aktif → Sembuh Dengan Obat Anti Tuberkulosis (OAT) lengkap 6–9 bulan, 95% pasien TB sensitif obat dapat sembuh total
✓ BENAR
Tutup dengan siku

Tutup dengan Siku

Batuk/bersin ke bagian dalam siku. Lebih efektif dari tangan karena siku jarang menyentuh permukaan lain.

✓ BENAR
Gunakan tisu

Gunakan Tisu & Buang

Tutup dengan tisu sekali pakai, lalu segera buang ke tempat sampah tertutup. Cuci tangan setelahnya.

✗ SALAH
Jangan pakai tangan

Jangan Pakai Tangan

Menutup dengan tangan kosong menyebarkan bakteri ke permukaan yang disentuh dan menularkan ke orang lain.

✗ SALAH
Jangan batuk sembarangan

Jangan Batuk Sembarangan

Batuk tanpa penutup menyebarkan ribuan droplet ke udara yang bisa terhirup orang lain dalam radius 1–2 meter.

💧 Setelah batuk/bersin, selalu cuci tangan dengan sabun minimal 20 detik atau gunakan hand sanitizer berbasis alkohol.

Pemeriksaan dahak (sputum) adalah cara utama mendiagnosis TB paru. Ada dua jenis pemeriksaan yang umum digunakan di Indonesia:

🔬
TCM (Tes Cepat Molekuler)
GeneXpert · Standar Nasional
1
Kumpulkan Dahak

Dahak sewaktu dikumpulkan saat tiba di faskes (bukan air liur, tapi dahak dari paru)

2
Masukkan ke Kartrid

Petugas memasukkan sampel dahak ke dalam kartrid GeneXpert

3
Proses Otomatis

Mesin menganalisis DNA bakteri TB secara otomatis selama ±2 jam

4
Hasil Keluar

Hasil tersedia dalam 2 jam — sekaligus mendeteksi resistansi terhadap Rifampisin

2 jam
🎯Akurasi tinggi
💊Deteksi TB-RO
🧫
BTA (Basil Tahan Asam)
Mikroskopis · Metode Klasik
1
Kumpulkan 2 Sampel

Dahak Sewaktu (saat datang) dan dahak Pagi (keesokan harinya setelah bangun tidur)

2
Buat Sediaan Apus

Petugas lab mengoleskan dahak ke kaca objek dan mewarnai dengan pewarna Ziehl-Neelsen

3
Periksa di Mikroskop

Analis melihat apakah ada bakteri berbentuk batang merah (BTA positif) di bawah mikroskop

4
Hasil & Grading

Hasil dilaporkan sebagai negatif, +1, +2, atau +3 tergantung jumlah bakteri yang ditemukan

1–2 hari
💰Lebih murah
⚠️Tidak deteksi TB-RO
💡 Tips Mengumpulkan Dahak yang Benar
🌅 Dahak pagi lebih baik — kumpulkan setelah bangun tidur sebelum makan/minum
🫁 Tarik napas dalam 2–3 kali lalu batukkan kuat dari dada, bukan tenggorokan
🚰 Kumur dengan air putih dulu untuk membersihkan sisa makanan
📦 Tampung di pot khusus bertutup rapat yang diberikan petugas
🌬️ Lakukan di tempat terbuka atau ruang berventilasi baik
⏰ Segera serahkan ke petugas, jangan simpan lebih dari 2 jam
Waspada Sejak Dini

Gejala Tuberkulosis

Gejala TB bisa menyerupai penyakit lain. Kenali tanda-tanda ini dan segera periksakan diri ke faskes.

🤧

Batuk Berkepanjangan

Batuk terus-menerus lebih dari 2 minggu yang tidak membaik, bisa disertai dahak berwarna atau berdarah.

🩸

Batuk Berdarah

Batuk yang disertai darah (hemoptisis) merupakan tanda serius yang membutuhkan penanganan medis segera.

🌡️

Demam & Keringat Malam

Demam ringan berkepanjangan disertai keringat berlebihan di malam hari tanpa aktivitas fisik.

⚖️

Penurunan Berat Badan

Berat badan turun drastis tanpa penyebab jelas, akibat tubuh menguras energi untuk melawan infeksi.

😮‍💨

Sesak Napas

Kesulitan bernapas karena paru-paru yang terinfeksi mengalami peradangan dan berkurang kapasitasnya.

😴

Kelelahan Ekstrem

Rasa lelah dan lemas meski sudah istirahat cukup, disertai penurunan nafsu makan yang signifikan.

Mekanisme Infeksi

Bagaimana TB Menular?

TB paru menular melalui udara. Satu percikan dahak dapat mengandung ribuan bakteri yang bertahan berjam-jam.

🦠

Bakteri Aktif

Penderita TB paru aktif mengandung Mycobacterium tuberculosis

💨

Percikan Dahak

Batuk, bersin menghasilkan droplet nuklei di udara

🌬️

Terhirup

Partikel mikroskopik terhirup orang sehat

🫁

Infeksi Paru

Bakteri menetap di alveolus dan berkembang biak

⚠️

TB Aktif / Laten

10% berkembang menjadi TB aktif tergantung imunitas

👥 Kontak Erat

Tinggal serumah dengan penderita TB aktif meningkatkan risiko 5–10x lebih tinggi.

🏠 Ventilasi Buruk

Ruangan tertutup dan lembap menjadi tempat ideal bakteri TB bertahan lama.

🛡️ Imun Lemah

HIV, diabetes, dan malnutrisi meningkatkan risiko berkembangnya TB aktif.

👶 Anak & Lansia

Sistem imun yang lebih rentan membuat kelompok ini lebih mudah terinfeksi.

Lindungi Dirimu

Cara Mencegah Tuberkulosis

1

Vaksinasi BCG

Vaksin BCG diberikan pada bayi baru lahir untuk membentuk imunitas dasar terhadap TB, terutama mencegah TB berat pada anak.

2

Etika Batuk yang Benar

Tutup mulut dengan tisu atau siku saat batuk/bersin. Buang tisu segera dan cuci tangan.

3

Perbaiki Ventilasi Rumah

Buka jendela setiap hari agar cahaya matahari masuk. UV alami dapat membunuh bakteri TB dalam beberapa jam.

4

Gunakan Masker N95

Saat berinteraksi dekat dengan pasien TB aktif, gunakan masker N95 yang menyaring partikel mikro.

5

Pola Hidup Sehat

Konsumsi makanan bergizi, istirahat cukup, olahraga rutin, dan hindari rokok untuk menjaga imunitas optimal.

🛡️

Proteksi Optimal

Kombinasi vaksinasi, perilaku hidup bersih, dan lingkungan sehat adalah tiga pilar utama pencegahan TB.

85%
Efektivitas BCG mencegah TB berat
60%
Risiko turun dengan ventilasi baik
Jalur Kesembuhan

Pengobatan Tuberkulosis

TB dapat disembuhkan sepenuhnya. Kunci keberhasilan adalah kepatuhan minum obat secara teratur.

Bulan 1–2

Fase Intensif

Pasien minum 4 jenis obat (RHZE): Rifampisin, Isoniazid, Pirazinamid, dan Etambutol setiap hari untuk membunuh bakteri aktif.

Bulan 3–6

Fase Lanjutan

Dilanjutkan dengan 2 jenis obat (RH). Tujuannya membasmi sisa bakteri tersembunyi dan mencegah kekambuhan.

Selesai

Dinyatakan Sembuh

Dokter melakukan evaluasi melalui rontgen dan pemeriksaan dahak. Pasien dinyatakan sembuh jika hasil negatif secara konsisten.

💊

Rifampisin (R)

Antibiotik kuat yang membunuh bakteri TB aktif, termasuk yang membelah lambat.

🔬

Isoniazid (H)

Obat lini pertama yang mencegah sintesis dinding sel bakteri TB.

⚗️

Pirazinamid (Z)

Efektif di lingkungan asam, membunuh bakteri persisten di makrofag.

🧬

Etambutol (E)

Mencegah resistensi dengan menghambat sintesis dinding sel bakteri.

⚠️ Jangan Putus Obat!

Menghentikan pengobatan sebelum waktunya dapat menyebabkan TB kembali aktif dan memicu TB-MDR yang jauh lebih sulit diobati.

Patuh = Sembuh

Pentingnya Kepatuhan Berobat

Kepatuhan minum Obat Anti Tuberkulosis (OAT) adalah kunci utama kesembuhan TB. Berhenti di tengah jalan bisa berakibat fatal.

⚠️ Efek Putus Berobat
  • TB kambuh lebih parah dari sebelumnya
  • Bakteri berkembang menjadi resistan terhadap obat (TB-RO)
  • Pengobatan TB-RO lebih lama (18–24 bulan) dan lebih mahal
  • Risiko penularan ke orang sekitar meningkat
  • Komplikasi ke organ lain seperti ginjal dan otak
💊 Efek Samping Obat Anti Tuberkulosis (OAT) & Solusinya
Urine berwarna oranye/merah
Normal akibat Rifampisin — tidak berbahaya
Mual dan tidak nafsu makan
Minum obat setelah makan, konsultasikan ke dokter
Kesemutan di tangan/kaki
Akibat Isoniazid — dokter akan berikan vitamin B6
Nyeri sendi
Akibat Pirazinamid — laporkan ke dokter
Gangguan penglihatan
Segera hentikan Etambutol dan hubungi dokter
Waspada

TB Resistan Obat (TB-RO)

TB-RO terjadi ketika bakteri TB tidak lagi mempan terhadap obat lini pertama, umumnya akibat pengobatan yang tidak tuntas atau tidak teratur.

18–24
Bulan pengobatan TB-RO
4–6x
Lebih mahal dari TB biasa
60%
Tingkat keberhasilan pengobatan
TB-MDR

Resistan terhadap Rifampisin dan Isoniazid — dua obat terkuat lini pertama

TB-XDR

Resistan terhadap Obat Anti Tuberkulosis (OAT) lini pertama DAN lini kedua — sangat sulit diobati

Pencegahan

Satu-satunya cara mencegah TB-RO adalah dengan menyelesaikan pengobatan secara tuntas

Pencegahan Aktif

Terapi Pencegahan TB (TPT)

TPT diberikan kepada orang yang terinfeksi TB laten untuk mencegah berkembang menjadi TB aktif, terutama pada kelompok berisiko tinggi.

👥 Siapa yang Perlu TPT?
Kontak erat dengan pasien TB aktif
Orang dengan HIV (ODHA)
Anak usia <5 tahun yang kontak dengan TB
Pasien yang menjalani terapi imunosupresan
Penderita diabetes mellitus dengan kontak TB
📋 Regimen TPT yang Tersedia
6HIsoniazid 6 bulan
3HRIsoniazid + Rifampisin 3 bulan
3HPIsoniazid + Rifapentin 3 bulan
1HPIsoniazid + Rifapentin 1 bulan
Deteksi Dini

Investigasi Kontak TB

Investigasi kontak adalah upaya aktif mencari orang-orang yang pernah kontak erat dengan pasien TB untuk deteksi dini dan memutus rantai penularan.

1

Identifikasi Kontak Erat

Tentukan siapa saja yang tinggal serumah atau sering berinteraksi (>8 jam/hari) dengan pasien TB indeks dalam 3 bulan terakhir.

2

Skrining Gejala

Setiap kontak diperiksa apakah memiliki gejala TB seperti batuk, demam, keringat malam, atau penurunan berat badan.

3

Pemeriksaan Lanjutan

Kontak bergejala dirujuk untuk pemeriksaan TCM/dahak dan rontgen dada. Kontak tanpa gejala (terutama anak <5 tahun) diberikan TPT.

4

Monitoring & Follow-up

Kontak dipantau secara berkala selama 2 tahun untuk deteksi dini jika TB aktif berkembang di kemudian hari.

Pertanyaan Umum

Yang Sering Ditanyakan

Apakah TB bisa sembuh total?
Ya, TB dapat sembuh total jika pengobatan dilakukan secara konsisten selama 6–9 bulan. Tingkat kesembuhan TB sensitif obat mencapai lebih dari 90% jika pasien patuh minum Obat Anti Tuberkulosis (OAT).
Apakah semua yang terinfeksi TB akan sakit?
Tidak. Hanya sekitar 5–10% orang yang terinfeksi akan berkembang menjadi TB aktif. Sisanya mengalami TB laten — bakteri ada tapi sistem imun berhasil menahannya.
Berapa lama seseorang dengan TB aktif masih bisa menularkan?
Setelah 2–3 minggu menjalani pengobatan yang tepat, sebagian besar pasien sudah tidak lagi menularkan. Namun sebelum pengobatan dimulai, pasien TB aktif bisa menularkan melalui batuk.
Apakah vaksin BCG memberikan perlindungan 100%?
Tidak. BCG memberikan perlindungan 70–85% terhadap bentuk TB berat pada anak. Efektivitasnya terhadap TB paru dewasa lebih bervariasi tergantung lokasi geografis.
Apakah pengobatan TB gratis di Indonesia?
Ya. Pengobatan TB di Indonesia sepenuhnya gratis melalui Puskesmas dan RSUD yang bermitra dengan program TB Nasional. Obat Anti Tuberkulosis (OAT) disediakan oleh pemerintah.
Layanan Kesehatan

Cari Puskesmas Terdekat

Temukan fasilitas kesehatan terdekat dari lokasi kamu untuk pemeriksaan TB lebih lanjut.

🏥

Temukan Puskesmas di Sekitar Kamu

Izinkan akses lokasi untuk menampilkan Puskesmas terdekat secara otomatis.

Uji Pengetahuan

Kuis Edukasi TB

Seberapa banyak kamu tahu tentang Tuberkulosis? Jawab 8 pertanyaan berikut dan cek skormu!

🧠

Siap Uji Pengetahuanmu?

8 pertanyaan · Pilihan ganda · Langsung tahu jawabannya

Tim Pengembang

Dikembangkan oleh Para Ahli

Platform TBCare dikembangkan oleh tim multidisiplin dari Universitas Tanjungpura yang berdedikasi dalam bidang kesehatan dan teknologi.

Agus Fitriangga
Agus Fitriangga, S.K.M., M.K.M.
Kesehatan Masyarakat
dr. Alex
dr. Alex, M.Biomed
Biomedis & Klinis
Steven Pragestu
Steven Pragestu, S.T., M.T.
Teknologi & Rekayasa
🤖

MedTB-GPT

● Online · Asisten TB