Universitas Tanjungpura · 2026
Informasi lengkap, terpercaya, dan berbasis medis untuk membantu kamu memahami, mencegah, dan mengatasi TB.
Tuberkulosis (TB) adalah penyakit infeksi bakteri yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis. Paling sering menyerang paru-paru, namun dapat menyebar ke organ lain melalui aliran darah.
TB dibedakan menjadi TB aktif (menular, bergejala) dan TB laten (tidak menular, tidak bergejala). Indonesia menempati peringkat kedua dunia dengan beban TB tertinggi.
Visual sederhana untuk membantu kamu memahami TB dengan lebih mudah.
Batuk/bersin ke bagian dalam siku. Lebih efektif dari tangan karena siku jarang menyentuh permukaan lain.
Tutup dengan tisu sekali pakai, lalu segera buang ke tempat sampah tertutup. Cuci tangan setelahnya.
Menutup dengan tangan kosong menyebarkan bakteri ke permukaan yang disentuh dan menularkan ke orang lain.
Batuk tanpa penutup menyebarkan ribuan droplet ke udara yang bisa terhirup orang lain dalam radius 1–2 meter.
Pemeriksaan dahak (sputum) adalah cara utama mendiagnosis TB paru. Ada dua jenis pemeriksaan yang umum digunakan di Indonesia:
Dahak sewaktu dikumpulkan saat tiba di faskes (bukan air liur, tapi dahak dari paru)
Petugas memasukkan sampel dahak ke dalam kartrid GeneXpert
Mesin menganalisis DNA bakteri TB secara otomatis selama ±2 jam
Hasil tersedia dalam 2 jam — sekaligus mendeteksi resistansi terhadap Rifampisin
Dahak Sewaktu (saat datang) dan dahak Pagi (keesokan harinya setelah bangun tidur)
Petugas lab mengoleskan dahak ke kaca objek dan mewarnai dengan pewarna Ziehl-Neelsen
Analis melihat apakah ada bakteri berbentuk batang merah (BTA positif) di bawah mikroskop
Hasil dilaporkan sebagai negatif, +1, +2, atau +3 tergantung jumlah bakteri yang ditemukan
Gejala TB bisa menyerupai penyakit lain. Kenali tanda-tanda ini dan segera periksakan diri ke faskes.
Batuk terus-menerus lebih dari 2 minggu yang tidak membaik, bisa disertai dahak berwarna atau berdarah.
Batuk yang disertai darah (hemoptisis) merupakan tanda serius yang membutuhkan penanganan medis segera.
Demam ringan berkepanjangan disertai keringat berlebihan di malam hari tanpa aktivitas fisik.
Berat badan turun drastis tanpa penyebab jelas, akibat tubuh menguras energi untuk melawan infeksi.
Kesulitan bernapas karena paru-paru yang terinfeksi mengalami peradangan dan berkurang kapasitasnya.
Rasa lelah dan lemas meski sudah istirahat cukup, disertai penurunan nafsu makan yang signifikan.
TB paru menular melalui udara. Satu percikan dahak dapat mengandung ribuan bakteri yang bertahan berjam-jam.
Penderita TB paru aktif mengandung Mycobacterium tuberculosis
Batuk, bersin menghasilkan droplet nuklei di udara
Partikel mikroskopik terhirup orang sehat
Bakteri menetap di alveolus dan berkembang biak
10% berkembang menjadi TB aktif tergantung imunitas
Tinggal serumah dengan penderita TB aktif meningkatkan risiko 5–10x lebih tinggi.
Ruangan tertutup dan lembap menjadi tempat ideal bakteri TB bertahan lama.
HIV, diabetes, dan malnutrisi meningkatkan risiko berkembangnya TB aktif.
Sistem imun yang lebih rentan membuat kelompok ini lebih mudah terinfeksi.
Vaksin BCG diberikan pada bayi baru lahir untuk membentuk imunitas dasar terhadap TB, terutama mencegah TB berat pada anak.
Tutup mulut dengan tisu atau siku saat batuk/bersin. Buang tisu segera dan cuci tangan.
Buka jendela setiap hari agar cahaya matahari masuk. UV alami dapat membunuh bakteri TB dalam beberapa jam.
Saat berinteraksi dekat dengan pasien TB aktif, gunakan masker N95 yang menyaring partikel mikro.
Konsumsi makanan bergizi, istirahat cukup, olahraga rutin, dan hindari rokok untuk menjaga imunitas optimal.
Kombinasi vaksinasi, perilaku hidup bersih, dan lingkungan sehat adalah tiga pilar utama pencegahan TB.
TB dapat disembuhkan sepenuhnya. Kunci keberhasilan adalah kepatuhan minum obat secara teratur.
Pasien minum 4 jenis obat (RHZE): Rifampisin, Isoniazid, Pirazinamid, dan Etambutol setiap hari untuk membunuh bakteri aktif.
Dilanjutkan dengan 2 jenis obat (RH). Tujuannya membasmi sisa bakteri tersembunyi dan mencegah kekambuhan.
Dokter melakukan evaluasi melalui rontgen dan pemeriksaan dahak. Pasien dinyatakan sembuh jika hasil negatif secara konsisten.
Antibiotik kuat yang membunuh bakteri TB aktif, termasuk yang membelah lambat.
Obat lini pertama yang mencegah sintesis dinding sel bakteri TB.
Efektif di lingkungan asam, membunuh bakteri persisten di makrofag.
Mencegah resistensi dengan menghambat sintesis dinding sel bakteri.
Menghentikan pengobatan sebelum waktunya dapat menyebabkan TB kembali aktif dan memicu TB-MDR yang jauh lebih sulit diobati.
Kepatuhan minum Obat Anti Tuberkulosis (OAT) adalah kunci utama kesembuhan TB. Berhenti di tengah jalan bisa berakibat fatal.
TB-RO terjadi ketika bakteri TB tidak lagi mempan terhadap obat lini pertama, umumnya akibat pengobatan yang tidak tuntas atau tidak teratur.
Resistan terhadap Rifampisin dan Isoniazid — dua obat terkuat lini pertama
Resistan terhadap Obat Anti Tuberkulosis (OAT) lini pertama DAN lini kedua — sangat sulit diobati
Satu-satunya cara mencegah TB-RO adalah dengan menyelesaikan pengobatan secara tuntas
TPT diberikan kepada orang yang terinfeksi TB laten untuk mencegah berkembang menjadi TB aktif, terutama pada kelompok berisiko tinggi.
Investigasi kontak adalah upaya aktif mencari orang-orang yang pernah kontak erat dengan pasien TB untuk deteksi dini dan memutus rantai penularan.
Tentukan siapa saja yang tinggal serumah atau sering berinteraksi (>8 jam/hari) dengan pasien TB indeks dalam 3 bulan terakhir.
Setiap kontak diperiksa apakah memiliki gejala TB seperti batuk, demam, keringat malam, atau penurunan berat badan.
Kontak bergejala dirujuk untuk pemeriksaan TCM/dahak dan rontgen dada. Kontak tanpa gejala (terutama anak <5 tahun) diberikan TPT.
Kontak dipantau secara berkala selama 2 tahun untuk deteksi dini jika TB aktif berkembang di kemudian hari.
Temukan fasilitas kesehatan terdekat dari lokasi kamu untuk pemeriksaan TB lebih lanjut.
Izinkan akses lokasi untuk menampilkan Puskesmas terdekat secara otomatis.
Seberapa banyak kamu tahu tentang Tuberkulosis? Jawab 8 pertanyaan berikut dan cek skormu!
8 pertanyaan · Pilihan ganda · Langsung tahu jawabannya
Platform TBCare dikembangkan oleh tim multidisiplin dari Universitas Tanjungpura yang berdedikasi dalam bidang kesehatan dan teknologi.
● Online · Asisten TB